Selasa, 15 Februari 2011

Merubah Warna Baju Dengan Menggunakan Potoshop


ini adalah foto yang akan kita edit.

Langkah pertama kita buka Adobe potoshop

Disini kita menggunakan potoshop CS3


Langkah kedua kita pilih gambar yang mau kita edit

Caranya klik file lalu Open.

Kemudian kita buat layer1

Lalu kita seleksi are baju yang akan kita rubah warnannya


Lalu kita klik image lalu adjustment lalu colorbalance

Kita dapat memainkan scrool diatas, sesuai yang kita inginkan

Disini kita merubah warna putih menjadi warna merah

Dah hasilnya:

Selamat Mencoba…

ADOBE PREMIERE BUAT TRANFER VIDEO KE VCD

Langsung saja ya, Cara mentransfer kaset Handycam menjadi VCD Menggunakan Premiere. Instal dahulu software editing video. Untuk mentransfer video Anda bisa menggunakan Adobe Premiere Pro, Ulead Video Studio, Pinnacle, Sony Vegas, dan sebagainya. Kali ini saya akan menjelaskan cara mentransfer menggunakan Adobe Premiere Pro 1.5.
Persiapan
premiere
  1. Siapkan handycam dan kaset yang akan ditransfer.
  2. Masukkan ujung kabel firewire dari pc ke port firewire yang ada di handycam
  3. Nyalakan Handycam ke mode playback/VCR
  4. Buka program Adobe Premiere Pro 1.5
  5. Klik New Project – Di Available Preset pilih DV PAL Standar 48Khz, Isi lokasi dimana akan menyimpan file dan nama filenya, klik OK (Gambar 1)
  6. Kemudian apabila sudah masuk, klik Edit – Preference – Scratch Disk. Di Capture Video, Capture Audio, Video Preview, Audio Preview dan Conformed Audio klik browse – pilih Drive dimana sisa harddisk yang paling banyak. Kemudian buat folder. Misalnya Capture Video dan Capture Audio scratch disknya di i:/render, Video Preview,Audio Preview dan conformed audio di h:/proyek – Jilka telah selesai Klik OK. Fungsi scratch disk adalah untuk menyimpan file2 video selama editing sehingga diperlukan tempat dengan space yang besar. Untuk 1 jam transfer membutuhkan kurang lebih sekitar 13 giga (belum termasuk conforming audio). (Gambar 2)
Capture dan edit
  1. Klik File – Capture. Di bagian clip data isi sesuai keinginan anda (Gambar 1 – A). Di bagian capture centang scene detect, fungsinya adalah memotong2 kaset menjadi file2 sesuai scenenya. Apabila tidak dicentang maka seluruh kaset akan menjadi 1 file saja tanpa dipotong2 (Gambar 1 – B)
  2. Dibawah layar ada control untuk memainkan, memajukan atau memundurkan kaset anda. Apabila sudah berada di bagian yang ingin anda transfer kemudian klik tombol merah/capture. (Gambar 1-C)
  3. Lama proses capture ini adalah sesuai durasi video Anda. Apabila sudah mencapai akhir kaset maka capture akan berhenti sendiri, atau apabila anda ingin menghentikan hingga bagian yang diinginkan, bisa digunakan tombol stop.
  4. Tutup windows capture dengan tanda silang di kanan atas. File2 yang telah Anda Capture akan di conforming (lihat status di kanan bawah) (Gambar 2-A) dan otomatis ditempatkan di windows project (kotak kiri atas). File2 yang anda capture akan menjadi file2 klip sesuai dengan nama yang anda berikan di clip data (Gambar 2-B)
  5. Drag dan drop file klip tersebut ke timeline di video1 sesuai dengan keinginan anda.(Gambar 2-C) Apabila ingin memasukkan semua klip, pilih klip paling atas kemudian tekan shift (jangan lepaskan), klik klip paling bawah, kemudian drag dan drop ke timeline.
  6. Anda bisa mengedit klip di timeline dengan memberi efek atau transisi. Klik efek di window project atau windows – effect. Title bisa menggunakan File – New-Title.
Render
  1. Apabila telah selesai mengeditnya, Anda bisa merender menjadi mpg dengan menggunakan internal maupun eksternal encorder.
  2. Merender menjadi mpg dengan menggunakan :
  • Internal encorder yaitu: Klik File – Eksport – Adobe Media Encorder – Format: mpeg1 vcd, Preset:Pal VCD high quality. Klik OK. Masukkan file namenya. Klik OK.
  • Eksternal encorder yaitu: Video dirender menjadi avi terlebih dahulu. Kemudian baru diencoding menjadi mpg di eksternal program. Klik File – Eksport – Movie – Seting – Klik Video – hilangkan centang recompress. Klik Ok. Isi Filename – Klik Ok lagi. Setelah selesai dirender menjadi avi Anda bisa mempergunakan Software TMPGEnc untuk menjadikan MPG. Kualitas gambar yang dihasilkan TMPGEnc lebih bagus daripada Adobe Media Encorder (internal program). Untuk merender dari Adobe langsung ke TMPGEnc dapat pula dipergunakan Software Frame Server, sehingga Anda tidak perlu merender file avi terlebih dahulu.Frame Server akan membuat file avi “bayangan” sehingga TMPG Encorder dapat langsung mengencodingnya. Software Frame Server bisa dilihat disini.
Agak rumit ya….hehe.Saya sendiri sampai bingung nulisnya. Menggunakan Adobe Premiere memang susah susah gampang. Dibutuhkan lebih banyak kreatifitas dan kesabaran dalam menggunakannya. Kalau ingin yang lebih mudah dapat dipergunakan Ulead Video Studio. Sementara itu dulu, saya harap Anda yang belum tahu cara mentransfer video, bisa sedikit terbantu cara mentransfer video dengan tulisan saya ini. Dan saya harap tidak semakin bingung hehehe
Untuk Sistem yang dibutuhkan untuk menjalankan Adobe Premiere Pro 1.5
  • Intel® Pentium® III 800MHz processor (Pentium 4, 3 GHz recommended)
  • Microsoft® Windows® XP Professional or Home Edition with Service Pack 1
  • 256 MB of RAM (1 GB or more recommended)
  • 800 MB of available hard-disk space for installation
  • Microsoft® DirectX compatible sound card (ASIO-compatible sound card recommended)
  • 1024×768 32-bit color video display adapter (1280×1024 or dual monitors recommended; Open GL card recommended)
  • CD-ROM drive, CD recorder (CD-R/-RW) required for CD creation
  • Compatible DVD recorder (DVD-R/RW, +R/RW) required for Export to DVD
  • For DV: OHCI-compatible IEEE 1394 interface and dedicated large capacity 7200 RPM UDMA 66 IDE or SCSI hard disk or disk array
  • For third-party capture cards: Adobe Premiere Pro certified capture card
  • Optional: Surround speaker system for 5.1 audio playback

Tutorial Audio Editing Audacity

Audacity adalah program pengolah pengolah Suara/Audio open source (Gratis) yang disediakan oleh vendor Audacity,bagi para pengguna atau penggemar Mixing lagu. Dibandingkan dengan pengolah Audio berbayar lainnya,Audacity bisa dibilang cukup untuk mengolah Audio,terutama bagi pemula. Kini,saya hadirkan tutorial Penggunaan Software Audacity bagi pemula.

PengImportan,PengEditan,dan Render

Langkah 1

Langkah Pertama adalah,Pastikan Anda sudah Menginstall Software Audacity di Komputer anda. Jika belum,maka installah Software ini terlebih dahulu!

Langkah 2
Setelah Siap,maka masuklah ke dalam lembar kerja Audacity,dengan mengklik START – All Programs – Audacity , atau dengan double Klik Icon Audacity di Dekstop anda.

sekarang,kita mulai Mengedit atau meMixing Suara/Audio didalam Audacity.

Audacity: Aplikasi pengedit audio kaya fitur

Langkah Ketiga:
Klik Menu Bar Project,lalu pilih Import Audio. Pilih Lagu atau musik yang ingin anda Edit, lalu klikOpen.

Anda dapat memasukkan lebih dari satu file musik ke dalam lembar kerja Audacity. Setelah Itu,maka File musik tersebut akan di import kedalam Lembar kerja.

Setelah Anda mengimport file-file musik yang ingin anda edit,maka Proses pengeditan pun siap dimulai.

Langkah Kelima
Untuk Mengedit file tersebut,mulailah dengan mendrag bagian file yang anda anggap kurang perlu,lalu anda klik ikon cut,untuk menghapusnya.

Selain Cut,kita juga bisa menggunakan Effect-effect yang sudah secara default disediakan oleh Audacity. Kita coba dengan mengubah Echo dan Equalizernya. Pada bagian ini,dituntut kekreatifitasan anda dalam memixing lagu-lagu.

Kita dapat mengatur besarnya Equalization,Echo,dll sesuai dengan keinginan kita. Setelah kita mengatur Effect,maka pengaturran tersebut akan diimportkan kedalam file musik kita.

Langkah Keenam
Jika semua pengaturan yang kita inginkan telah selesai,maka kita dapat mendengarkan hasil yang telah kita buat,dengan mengklik tombol Play. Kita Juga dapat merekam suara kita dengan tombol Record. Kita juga dapat Mengatur volume dari Musik yang kita edit.

Langkah Keenam
Jika kita belum merasa puas dari editan kita,maka kita dapat mengubah editan kita. Tapi,jika sudah,maka kita siap untuk mensave hasil Editan kita. Kita dapat mengexport file editan kita kedalam format WAV,MP3,atau Ogg.

Klik File – Export File To MP3. Lalu ketikkan Nama File Editan kita,dan klik Save.

Setelah Kita selesai mengexport file kita kedalam format WAV,atau MP3,maka kita telah selesai mengedit sederhana file musik kita.

Untuk melihat Hasil Renderan (Export) file Audio kita,maka kita harus keluar dari lembar kerja Audacity.

Klik File – Exit,Lalu Save Changes Before Closing,Pilih Yes,lalu letakkan savean audacity di harddisk anda.

Untuk Melihat hasil Renderan kita,maka bukalah File WAV atau MP3 kita di harddisk atau folder destination saat kita mengexport file tadi.

…….Selamat Mencoba…….

Membuat Kartun Lucu Menggunakan Flash

Drawing Session
OK bro… first step klik dulu deh icon oval toolnya..


Then bikin deh base wajah buat karakter kita… (bentuknya boleh bebas sesuai kehendak flasher deh..)

Nyampe disini, flasher belum boleh komentar. OK…, selanjutnya rapiin
Di dalam proses “rapiin” stepnya antara lain:
1. Klik garis yang ada di dalem base karakter (yang bukan outline)
2. Teken deh tombol delete di keyboard
Simple khan, bu…????

Selanjutnya select base karakter yang tadi udah kita bikin, trus konvert ke movie clip…


Trus select movie clip baseCharacter, ‘n dobel klik di MovieClip tadi.

Selanjutnya tambahin lagi satu layer baru (di dalem MovieClip baseCharacter) , kasih nama “mata”.

Next, kita gambar mata karakternya.

Saat bikin gambar mata, flasher harus pastiin layer yang aktif adalah layer dengan nama mata.

Selanjutnya kita akan buat hidung buat si karakter. Tambahin (lagi) satu layer baru diatas layer mata, kasih nama “hidung”.

Nah… gambar deh,

Petonx gak bakal ngasih mulut deh buat karakternya lagi males.., kalo flasher sih boleh aja ngasih mulut, bebas…

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger